Skip to main content
x
e

Ribuan Bungkus Garam Disita BPOM

Kepahiang, Dutawarta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyegel sebanyak 4.580 bungkus garam yang diduga tanpa izin dari BPOM RI. Ribuan garam tersebut disegel di salah satu toko manisan di Pasar Ujung Kabupaten Kepahiang dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan BPOM di Kabupaten Kepahiang, Jumat (2/6/2017). 

"Kita segel sementara waktu, sampai dengan uji laboratorium dari BPOM keluar. Sebab garam yang disegel tersebut belum ada perpanjangan izin dari BPOM," kata kepala BPOM Bengkulu Drs Martin Suhendri, M.Farm Apt. Pihak BPOM mengkhawatirkan garam tersebut tidak aman dikonsumsi oleh masyarakat. Menurut keterangan Edi, pemilik warung tersebut, garam-garam dipasok dari Provinsi Lampung sekitar 3 hari lalu. "Totalnya 2,5 ton, sebagian sudah beredar ditengah masyarakat," kata Edi.

Dalam razia BPOM tersebut juga menyegel 15 dus makanan ringan merk Hitaro yang diduga juga tanpa izin. Kabid perdagangan Joni Muftofa,SE didampingi Kasi Perdagangan Erlan Kanedi,SE dari dinas terkait nampak ikut mendampingi BPOM. "Kami mendampingi BPOM untuk memastikan kelayakan makanan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat," terang Joni. (Mul)

Dibaca : 1Klik

Facebook comments