Skip to main content
x
Kampus
Seminar Nasional Bedah Buku dan Kuliah Dosen

MLI Gelar Seminar Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Dutawarta.com - Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) gelar Seminar Nasional Bedah Buku dan Kuliah Dosen Tamu dengan mengangkat tema "Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat", yang digelar di Aula Dekanat FKIP Lantai 3, Kampus Universitas Bengkulu (UNIB) pada, Sabtu (03/11/2018).

Seminar ini diikuti sebanyak 165 mahasiswa. Peserta diikuti dari universitas lain seperti dari Lubuk Linggau, Palembang, Jakarta dan dari berbagai universitas lainnya, bukan hanya para mahasiswa saja tetapi ada juga Guru, Dosen, Peneliti, dan Penentu di bidang pengajaran.

Ada dua pembicara utama yang hadir dalam acara seminar tersebut, diantaranya Dr Maman Suryaman (Pengembang Bahan Ajar Berbasis Penilitian) dan Dr Bibit Samad Rianto (Pengembang Bahan Ajar Antikorupsi Bagi Peserta Didik. Tiga narasumber lainnya yakni Dr Gumono, Prof Dr Bambang Suhono, Dr Syahrial.

Dengan tema yang dibawakan seminar nasional tersebut mengupas tentang bahan ajar pendidikan antikorupsi untuk peserta didik yaitu sebagai bahan bacaan dalam penyusunan bahan ajar. "Korupis adalah penyakit moral yang sudah kronis diderita Bangsa Indonesia yang telah lama berlangsung sejak lama, selama zaman penjajahan Belanda," kata Dr Bibit Samad Rianto, pada saat penyampaiannya.

Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) ialah sebuah ringkasan untuk peserta didik dalam pedidikan antikorupsi sejak dini.

Upaya yang dilakukan juga telah dinamakan yaitu "Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini", untuk itu perlu diperlukan penulisan bahan ajar untuk memberikan sosialisasi pembelajaran, baik di keluarga, bahkan terhadap anak yang masih berada di dalam kandungan, prasekolah, sekolah bahkan perguruan tinggi, dunia kerja, lingkungan pemukiman dan masyarakat umumnya.

"Pendidikan harus menjadi tempat yang benar-benar bersih dari korupsi karena pendidikan yang membawa indonesia ke depan dan harus bersih dari korupsi," ujar Dr Bibit Samad Rianto.

Keberadaan bahan ajar ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman kepada warga masyarakat tentang bahayanya korupsi dan cara-cara penanggulangannya. (Sy)

Dibaca : 31Klik

Facebook comments